Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan beasiswa dan santunan kepada tiga keluarga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.

"Hari ini kami sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman, kami memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insya Allah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta. Hari ini kita serahkan. Langsung kita serahkan, bukan serahkan bertahap," kata Mentan di Jakarta, Selasa.

Mentan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendoakan para aparatur yang gugur saat menjalankan tugas mendukung pelayanan sektor pertanian di Papua Pegunungan.

Menurut Amran, ketiga ASN yang gugur, yakni Aprida Rapi, Willi Mbuik dan Alfonsius Albinus Mehan saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, merupakan pejuang pangan yang mengabdikan diri untuk memastikan pelayanan pertanian tetap menjangkau wilayah terpencil dan masyarakat membutuhkan.

Selain beasiswa, Kementerian Pertanian juga menyerahkan penghargaan kepada para aparatur yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka kepada negara.