NADIKABAR.COM — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) 4,5 juta ton siap menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga pasokan nasional aman.
Menurut Rizal kuatnya cadangan beras pemerintah menjadi modal penting bagi Bulog untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan konsumsi menjelang akhir tahun.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang Natal dan Tahun Baru. Stok beras yang dikelola Bulog saat ini sangat memadai, mencapai sekitar 4,5 juta ton," kata Rizal dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Pangan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin.
Dia menuturkan dengan dukungan cadangan yang kuat dan jaringan distribusi di seluruh Indonesia, BUMN pangan itu siap memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi.
Bahkan, berdasarkan perhitungan ketersediaan beras nasional secara keseluruhan, pasokan diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan atau sekitar Juli–Agustus 2027.
"Tidak hanya hingga akhir tahun, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan nasional pada bulan-bulan mendatang,” ujar Rizal.