NADIKABAR.COM — Sehari menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang, sebanyak 847 kafilah dan tamu dari 12 provinsi telah tiba di Jawa Tengah, Kamis (10/9). Salah satunya adalah Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, yang datang untuk memberikan dukungan kepada kafilah daerahnya.
Kedatangan Ahmad disambut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, di Stasiun Tawang, Kota Semarang. Bagi Nausrau, perjalanan ke Jawa Tengah kali ini terasa istimewa karena menjadi momentum 'pulang kampung'.
"Kula niki mudik. Bojo kula niku tiyang Cilacap. Jadi niki mboten melu MTQ mawon, tapi sekaligus mudik (saya ini mudik, karena istri saya juga orang Cilacap. Ini kita mendukung MTQ sekaligus mudik). Penyambutannya luar biasa, sangat senang sekali. Ini kebetulan karena disambut oleh Gus, oleh Pak Kiai, jadi saya sangat terharu," ucap Nausrau dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Ia mengatakan kafilah Papua Barat Daya berjumlah 71 orang, dan sudah siap ambil bagian dalam MTQ Nasional XXXI. Menurutnya, ajang itu merupakan momentum untuk mengamalkan dan menghayati nilai-nilai Al-Qur'an, dalam kehidupan sosial masyarakat.
Mewakili Pemprov Papua Barat Daya, Ahmad mengatakan pihaknya akan melakukan studi terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional di Semarang-Jawa Tengah. Dengan ilmu yang didapat, ia optimistis dapat mengusulkan dan menggelar kegiatan serupa untuk kali pertama di Tanah Papua.
Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan penjemputan tersebut merupakan bagian dari hospitality. Ia ingin memastikan para tamu dalam perhelatan tersebut mendapatkan pelayanan prima.
Selain Wagub Papua Barat Daya, Taj Yasin mengatakan rombongan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, beserta Sekda dan DPRD rencananya akan hadir hari ini.
"Alhamdulillah hari ini kita sudah menerima seluruh kafilah berjumlah 847 yang sudah masuk ke Jawa Tengah, terbagi dari 12 provinsi. Dan kami juga sudah memastikan penginapannya para kafilah, terutama gubernur dan wakil gubernur yang datang ke Jawa Tengah, mereka akan ada pendamping masing-masing," ungkapnya.
Taj Yasin mengungkapkan setiap kafilah dan official, serta pejabat yang datang ke Jateng dalam rangka MTQ XXXI akan didampingi oleh Liaison Officer. Pendamping akan memberikan informasi terkait kebutuhan, hingga menawarkan wisata bagi rombongan.
"Kepada para kafilah kalau ingin berwisata, kita ada busnya. Sudah kita siapkan untuk berwisata di Jawa Tengah," pungkas Taj Yasin.