Menurut Afe, kondisi tiupan angin kemarau yang kencang dan himpitan rumah kayu padat penduduk menjadi kendala utama petugas saat berjibaku mengendalikan kobaran api.
"Minimnya sumber air di lokasi kejadian menjadi hambatan lapangan karena sebagian unit armada sedang menangani karhutla di Sangasanga," tutur Afe.
Guna mengatasi krisis pasokan air baku, tim gabungan memanfaatkan aliran air kolong rumah warga dan kolam sekitar melalui pengoperasian mesin pompa portabel.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebelumnya telah menetapkan kawasan permukiman Danau Aji sebagai zona merah rawan kebakaran sejak tiga tahun lalu.