NADIKABAR.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengerahkan seluruh pejabatnya untuk mengatur lalu lintas di titik rawan kemacetan setiap pagi pada Senin, Selasa, dan Kamis. Ini merupakan program baru Dishub DKI bernama Gebrak Pagi atau Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi Hari.

"Gebrak Pagi: Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi Hari. Di mana seluruh pejabat, Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas di Perhubungan, seluruh eselon III, eselon IV, staf, dan juga PJLP, serta tenaga ahli semua kita turun," kata Kadishub DKI Budi Awaludin saat ditemui di CFD Bundaran HI, Minggu (11/10/2026).

Budi menjelaskan, gerakan itu akan digelar mulai pukul 06.30 hingga 08.30 WIB. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu kelancaran lalu lintas pada jam berangkat kerja.

"(Diturunkan) di titik-titik kemacetan pada pukul 06.30 sampai 08.00 mengatur lalu lintas di jalan. Dan kita hadir di jalan, tagline kita 'Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran'. Nah, itu setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis kita akan turun," jelas dia.

"(Misalnya) di sini juga. Kebon Kacang, terus beberapa tempat yang memang macet. Nah, kita udah petakan itu semua," sambungnya.

Selain itu, petugas akan ditempatkan di sejumlah titik, seperti simpul jalan, persimpangan, zebra cross, hingga pelican crossing. Dia menyebut ada lebih dari 1.500 personel, termasuk pejabat, yang akan turun setiap harinya.

"Kita kerahkan hampir 1.500 lebih, ya, nanti akan turun ke sana," katanya.