Ia memaparkan Kepri MoonRun 2026 tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga lari malam, tetapi juga mengajak peserta menikmati sejumlah destinasi wisata dan kekayaan budaya Tanjungpinang.

Hasan menjelaskan rute pelari akan melintasi sejumlah kawasan dan titik yang memiliki daya tarik pariwisata serta budaya, seperti Taman Gurindam 12, kemilau lampu Pulau Penyengat, Gedung Daerah, Gedung Gonggong, Tugu Sirih, Kota Lama Jalan Merdeka, hingga Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah.

Sepanjang perjalanan, kata Hasan, para pelari pun akan disuguhi berbagai atraksi seni dan budaya, di antaranya Joget Makyong, kompang, dan barongsai. Ini pengalaman berbeda yang dihadirkan panitia melalui Kepri MoonRun 2026.

Hasan berharap kegiatan ini semakin memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai salah satu kota tujuan wisata budaya di Kepri.

"Perpaduan olahraga, destinasi wisata, dan atraksi budaya diharapkan mampu memberikan pengalaman menarik bagi peserta sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas," ujarnya.