Seluruh pengamen yang berada di destinasi wisata, lanjutnya, akan didata dan diundang untuk mengikuti proses audisi. Melalui tahapan itu, kemampuan seni mereka akan diverifikasi.
Pengamen yang dinilai layak dan memiliki kemampuan bermusik yang baik nantinya akan diberikan kartu identitas (ID card) resmi.β"Jadi mereka yang memiliki kemampuan untuk mengamen ataupun bernyanyi di destinasi nantinya, tidak lagi liar atau tidak hanya yang sepatah dua patah kata kemudian minta uang," katanya.
βSebagai tahap awal, lanjut Cahya, konsep penataan itu akan diuji coba di kawasan Taman Udayana. Namun Dinas Pariwisata Kota Mataram tidak hanya menyiapkan titik lokasi tertentu, tetapi juga fasilitas pendukung seperti sound system yang memadai agar penampilan para pengamen lebih terarah.βDengan sistem baru tersebut, paradigma pengamen jalanan diubah menjadi lebih modern, menyerupai musisi jalanan (buskers) yang profesional.