NADIKABAR.COM — Begitu memasuki pabrik Luoyang Zhufeng Huaying Motor Tricycle di Provinsi Henan, China, Anda dapat mendengar suara peringatan berbunyi, "Saat mundur, harap berhati-hati," dari sejumlah kendaraan bermotor roda tiga yang baru diluncurkan dari lini produksi.
Berkat lini produksi otomatis yang canggih, proses untuk merakit satu unit kendaraan bermotor roda tiga di pabrik ini hanya memakan waktu sekitar 15 menit tanpa perlu banyak pekerjaan manual.
Walaupun tidak terkenal di dunia dan bahkan di China, Distrik Yanshi di Kota Luoyang sudah menjadi pusat produksi kendaraan bermotor roda tiga, termasuk becak motor dan motor roda tiga pengangkut barang, berkat rantai industri dan bisnis pendukung yang lengkap dan matang di distrik ini. "Kami tidak hanya mampu memproduksi kendaraan bermotor roda tiga dengan sangat efisien, tetapi juga menyediakan produk yang dipersonalisasi, karena pelanggan kami di Mesir, Uni Emirat Arab, Afrika, dan Asia Tengah memiliki kebutuhan berbeda dari segi ukuran kabin, desain eksternal, model kursi penumpang. Kami memenuhi kebutuhan mereka sebaik mungkin," kata Zhang Jiwei dari perusahaan tersebut, dilansir Xinhua. Berdasarkan data statistik setempat, di Distrik Yanshi saat ini terdapat 15 perusahaan manufaktur kendaraan utuh dan lebih dari 270 perusahaan pemasok komponen, yang mempekerjakan 12.000 orang di seluruh industri tersebut. Kapasitas produksi kendaraan bermotor roda tiga di distrik ini menyumbang lebih dari sepertiga total nasional China.
"Kami telah membentuk 'lingkaran pasokan komponen setengah jam.' Kecuali untuk mesin, ban, karburator, dan perlengkapan lampu yang memerlukan pemasok eksternal, seluruh komponen lainnya berasal dari sumber lokal. Keunggulan klaster industri, efisiensi pasokan, dan daya saing pasar kami berada di jajaran teratas nasional," ujar Ji Xianghui, direktur Biro Informatisasi Industri dan Perdagangan Distrik Yanshi, Kota Luoyang.
Tahun ini, distrik tersebut diperkirakan menorehkan pencapaian baru. Menurut departemen-departemen lokal terkait, hingga Juni 2026, Yanshi telah mengekspor 55.000 unit kendaraan bermotor roda tiga dengan nilai ekspor perdagangan luar negeri mencapai 430 juta yuan. Per akhir 2026, volume ekspor diperkirakan mencapai 110.000 unit, sementara nilai ekspornya diproyeksikan meningkat hingga 860 juta yuan.
Per 2025, Yanshi mewujudkan target produksi dan volume penjualan tahunan sebanyak 300.000 kendaraan bermotor roda tiga dan 20 juta (set) komponen, dengan total pendapatan industri mencapai 4 miliar yuan (1 yuan = Rp2.684). Dari jumlah tersebut, ekspor kendaraan bermotor roda tiga mencapai 98.000 unit, dengan total ekspor perdagangan luar negeri mencapai 770 juta yuan.
Berbagai perusahaan kendaraan bermotor roda tiga di Yanshi gencar memperluas bisnisnya di luar negeri. Zhufeng Huaying mengadopsi model "ekspor berbasis pesanan dan layanan purnajual gabungan" dengan membangun jaringan gudang dan titik layanan purnajual bersama mitra di luar negeri.
Sementara itu, Wuyang, perusahaan lainnya di Yanshi, telah mendirikan basis produksi dan gerai langsung di sejumlah negara, serta membangun jaringan produksi dan penjualan lokal yang menjangkau Afrika dan Amerika Selatan. Adapun perusahaan Lanhai membuka ruang pamer produk di Uzbekistan dan menempatkan karyawan tetap di luar negeri. "Seiring kegencaran kami merambah pasar luar negeri, kami berkomitmen menyediakan produk yang andal dan terjangkau untuk pasar internasional," papar Ji.