NADIKABAR.COM — Rencana penyelenggaraan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Piala Wali Kota Tasikmalaya yang akan digelar akhir bulan ini ditolak ulama. Kejuaraan Domino itu pun ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Event itu sedianya digagas Pengcab ORADO Kota Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-25, Hari Santri Nasional, dan Hari Sumpah Pemuda.

Langkah penundaan ini diambil setelah muncul penolakan serta imbauan dari sejumlah ulama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya demi menjaga kondusivitas serta julukan Tasikmalaya sebagai "Kota Santri".

Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, menyampaikan tausiyah dan imbauan resmi terkait gelaran kompetisi domino tersebut. Meski MUI tetap menghargai ikhtiar ORADO dalam membina atlet dan olahraga prestasi, pihaknya mengimbau agar momentum penyelenggaraannya dievaluasi.