"MUI mengimbau ORADO, KONI, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk meninjau kembali jadwal dan mengalihkan Kejurcab ORADO Piala Wali Kota ke waktu lain, di luar rangkaian Hari Jadi Kota, Hari Santri Nasional, dan Hari Sumpah Pemuda. Ini bukan larangan terhadap olahraga domino, melainkan pertimbangan ketepatan waktu dan kemaslahatan," ujar Aminudin Bustomi, dalam keterangan tertulis, dilansir NadiKabar, Selasa (13/10/2026).
Aminudin menambahkan bahwa peringatan hari bersejarah di Kota Tasikmalaya sebaiknya diisi dengan kegiatan yang dapat diterima secara lebih luas oleh masyarakat umum, seperti lomba catur, cerdas cermat keagamaan, serta kegiatan kepemudaan positif lainnya.
Selain itu, MUI menegaskan jika kompetisi domino digelar di lain waktu, panitia wajib menjamin tidak ada praktik perjudian atau taruhan, uang pendaftaran tidak dijadikan hadiah, serta jadwal pertandingan tidak mengganggu waktu ibadah.
Menanggapi gejolak serta seruan dari ormas Islam seperti PCNU dan imbauan MUI, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya belum memberikan rekomendasi maupun izin resmi untuk penyelenggaraan acara tersebut.