NADIKABAR.COM — Mataram, Nusa Tenggara Barat (NadiKabar) - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengamanan sembilan pintu masuk pelabuhan di Pulau Lombok menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026.
"Pengamanan dan pemantauan ketat di seluruh jalur keluar masuk pelabuhan se-Pulau Lombok ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun para wisatawan dan kru yang mulai berdatangan," kata Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke F.S. Samola di Mataram, NTB, Rabu.
Pemantauan dilakukan di sembilan lokasi, yakni Pelabuhan Senggigi, Pelabuhan Ampenan, Pelabuhan Awang, kawasan Kuta Mandalika, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Tanjung Luar, dan Pelabuhan Bangsal.
Ia menjelaskan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan Cipta Mandalika Rinjani 2026 yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang ajang balap internasional di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.
Selain itu, Ditpolairud Polda NTB juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat pesisir, kawasan perkantoran pelabuhan hingga zona inti pelabuhan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang pelaksanaan MotoGP.
Boyke mengatakan langkah deteksi dini di jalur perairan dan kawasan pelabuhan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika 2026.
"Kami melakukan deteksi dini potensi gangguan kamtibmas agar perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.
Ditpolairud Polda NTB mengimbau masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan serta melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.