“Jika kehilangan servis, itu sudah cukup untuk membuat Anda kalah dalam pertandingan, satu kali pada setiap set, dan itulah yang terjadi. Sangat sulit mengembalikan servisnya, hampir mustahil,” ujar Djokovic.
Dia menambahkan, menghadapi Hurkacz pada pertandingan pertamanya di Shanghai merupakan tantangan berat, mengingat kemampuan servis lawannya tersebut.
Setelah tersingkir dari Shanghai, Djokovic memberikan gambaran mengenai rencana turnamennya menjelang akhir musim. Dia berencana hanya mengikuti Paris Masters, yang berlangsung 2-8 November, sebelum mempertimbangkan peluang tampil pada ATP Finals.
“Saya ingin tampil di Nitto ATP Finals. Saya berencana hanya bermain di Paris, jadi kita lihat saja. Semoga saya bisa mendapatkan hasil yang bagus di sana,” kata Djokovic.