NADIKABAR.COM — Petenis Serbia Novak Djokovic tersingkir dari turnamen Swiss Indoors Basel setelah kalah dari petenis Jerman Jan-Lennard Struff pada babak kedua, sehingga peluangnya untuk lolos ke turnamen penutup musim ATP Finals di Turin semakin berat.
Djokovic harus mengakui keunggulan Struff melalui pertarungan tiga set 6-7(4), 7-5, 6-7(5) dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 36 menit. Hasil tersebut sekaligus menjadi kekalahan pertama Djokovic dari Struff setelah memenangi delapan pertemuan sebelumnya.
Struff storms past Djokovic to secure a spot in the Basel final 8! ???????? #SwissIndoorsBasel https://t.co/qV7mkAbumr
"Saya tahu harus bermain menyerang. Hanya ada satu cara untuk menghadapi pertandingan ini. Saya sangat senang," kata Struff dikutip dari laman ATP, Jumat.
Struff tampil agresif dengan mengandalkan servis keras untuk meredam permainan Djokovic. Petenis berusia 36 tahun itu mencatatkan 27 ace, termasuk satu ace ke arah tengah lapangan saat mendapatkan match point.
Struff juga menunjukkan ketangguhan saat menghadapi tekanan dengan menyelamatkan seluruh enam peluang break point yang diperoleh Djokovic sepanjang pertandingan.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi ambisi Djokovic untuk tampil di ATP Finals. Sebelumnya, kekalahan Rafael Jodar membuka peluang bagi Djokovic untuk melewati petenis Spanyol tersebut dalam klasemen sementara ATP Live Race To Turin apabila mampu menjuarai turnamen di Basel.
Namun, setelah tersingkir, Djokovic kini tertinggal 319 poin dari Jodar. Dengan hanya Paris Masters tersisa sebelum turnamen penutup musim, peluang petenis Serbia itu untuk memperbaiki posisinya semakin terbatas.
Djokovic saat ini berbagi rekor dengan Roger Federer sebagai petenis dengan jumlah penampilan terbanyak di ATP Finals, yakni 18 kali lolos ke turnamen tersebut.
Sementara itu, kejutan lain di Basel terjadi ketika petenis tuan rumah Jerome Kym menyingkirkan unggulan pertama Ben Shelton dengan skor 6-3, 6-7(4), 7-6(1).
Kym Stuns Shelton! ???? Swiss wildcard Jerome Kym moves into the #SwissIndoorsBasel quarter-finals after defeating top seed Shelton ???? https://t.co/VJSNhFRP8K
Kym, yang tampil melalui fasilitas wildcard, membutuhkan waktu dua jam 21 menit untuk mengalahkan petenis peringkat keempat dunia tersebut dalam pertandingan yang berakhir pada Jumat, pukul 00.41 waktu setempat.
Petenis Swiss berusia 23 tahun itu sempat dua kali mendapatkan kesempatan melakukan servis untuk mengakhiri pertandingan pada set ketiga. Namun, Shelton mampu bertahan dan memaksakan tie-break penentuan.
Kym akhirnya tampil lebih tenang pada fase tersebut dengan hanya kehilangan satu poin untuk memastikan kemenangan terbesar sepanjang kariernya.
Hasil itu mengantarkan Kym ke perempat final turnamen level tur untuk kedua kalinya. Ia juga menjadi petenis putra Swiss pertama yang meraih kemenangan atas pemain 10 besar dunia sejak Stan Wawrinka mengalahkan Andrey Rublev di Stockholm pada 2024.
Pada babak perempat final, Kym akan menghadapi petenis Ceko Jiri Lehecka yang sebelumnya mengalahkan Daniel Altmaier 7-5, 6-4.
Penerjemah: Arindra Meodia