Namun, hasil jajak pendapat informal pada Jumat itu bocor ke publik.
Rebeca Grynspan, mantan wakil presiden Kosta Rika sekaligus sekjen petahana Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UN Conference on Trade and Development/UNCTAD), memperoleh dukungan terbanyak dengan sembilan suara dalam pemungutan suara pada Jumat itu, menurut "1 for 8 Billion", sebuah kampanye global yang mengadvokasi proses pengangkatan sekjen perempuan pertama PBB secara adil, terbuka, dan inklusif.
Carolyn Rodrigues-Birkett, perwakilan tetap Guyana untuk PBB, berada di urutan berikutnya dengan delapan suara mendukung.
Menurut "1 for 8 Billion", Grynspan memperoleh lima suara menolak, sedangkan Rodrigues-Birkett memperoleh enam suara menolak.
Para anggota DK PBB diyakini menerima satu surat suara untuk setiap kandidat, yang memuat nama kandidat diikuti tiga pilihan, yakni "mendukung", "tidak mendukung", dan "abstain", ungkap "What's in Blue", sebuah publikasi yang memberikan informasi tentang perkembangan aksi DK PBB.