Ke depannya, pembangunan Embung Kebagusan dan sejumlah embung lainnya, serta normalisasi Kali Krukut, diharapkan mampu mereduksi banjir di sistem tata air Krukut-Mampang sekitar delapan persen.
Tak hanya itu, Dinas SDA DKI juga ke depannya menggabungkan dua sistem dalam pembangunan embung yakni grey infrastructure dan blue-green infrastructure.
"Grey infrastructure dalam hal ini tidak hanya membangun pompa pengendali banjir dan normalisasi sungai, tetapi kita juga memanfaatkan embung-embung ini sebagai reduksi banjir. Di mana saat hujan dia menjadi reduksi banjir, tetapi pada saat musim kering dia berfungsi sebagai sarana publik dan juga menambah ruang terbuka biru dan hijau," katanya.