NADIKABAR.COM — Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAP) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua bahwa edukasi kesehatan reproduksi kepada para remaja tidak boleh dianggap sebagai hal yang tabu.

"Di tengah perkembangan teknologi, arus informasi digital mengenai tubuh dan seksualitas cukup deras. Namun, tidak semua informasi tersebut akurat dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka. Karena itu, edukasi kesehatan reproduksi tidak boleh dianggap sebagai hal yang tabu," kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PPAP DKI Jakarta, Leny Yunengsih dalam seminar daring yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, masa remaja merupakan hal penting dalam kehidupan ketika terjadi perubahan fisik, psikologis, emosional, dan sosial yang mempengaruhi pembentukan karakter serta pengambilan keputusan seorang individu.