Widodo juga mengapresiasi pelaksanaan pertandingan yang berlangsung dengan minim insiden. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan aspek keselamatan telah menjadi perhatian dalam penyelenggaraan kompetisi.

"Kami bersyukur bahwa selama pelaksanaan pertandingan dalam Kejurnas kali ini insiden yang terjadi sangat minim. Ini menjadi hal positif dan menunjukkan bahwa aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kompetisi telah menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Ia mengatakan setelah seri pertama tersebut masih terdapat sejumlah kompetisi yang dipersiapkan, antara lain Kejurnas pada Januari 2027 dan PON Berkuda 2027.

Ketua Harian FN Pordasi Berkuda Memanah Indonesia Agape Zakaria D menambahkan kejuaraan berikutnya direncanakan menggunakan format circle atau circular, berbeda dengan Kejurnas kali ini yang menggunakan lintasan lurus.

Menurut dia, penggunaan format pertandingan berbeda diperlukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan berkuda memanah nasional.