Selanjutnya, dia pun mengatakan akan melakukan seleksi untuk menambah jumlah personel pasukan khusus pemadam."Jadi, memperluas juga menjadi penting. Semakin banyak, semakin baik. Karena dari sekitar 6.300 anggota kita, enggak punya kesempatan yang sama," ujar Bayu.Setiap kebakaran, kata dia, merupakan sebuah pelajaran, karena tidak ada kebakaran yang sama. Oleh sebab itu, teknik, metode, cara, jumlah personel, unit yang terlibat, itu pasti beda-beda dalam setiap peristiwa kebakaran.
Sementara itu, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mencatat total sebanyak 1.216 laporan kejadian kebakaran di ibu kota selama periode 1 Januari-31 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, Jakarta Barat menjadi daerah dengan angka kejadian tertinggi, yakni 368 kejadian (30,26 persen).