"Karena sampah ini ditangani dari ujung sebelum masuk ke Manggarai. Sehingga dari Sungai Ciliwung inilah kemudian hampir 30 persen sampah bisa diambil, diolah di sini," jelas Pramono.

Saat meninjau lokasi, Pramono melihat proses pengambilan sampah menggunakan ekskavator yang berada di tengah aliran sungai.

Sampah yang terkumpul di saringan dan trash boom kemudian diangkat untuk dipilah. Sebagian sampah dicacah menggunakan mesin UNTHA shredder sebelum diangkut menggunakan truk.

Pramono mengatakan sampah yang dikumpulkan tidak seluruhnya menjadi residu. Sebagian diolah menjadi bahan organik dan sebagian lainnya dipres untuk kebutuhan sejumlah industri.