Namun, ia meyakini setelah transportasi ke Pulau Seribu berpindah dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta ke Transjakarta, pengelolaannya akan lebih profesional.

Selain karena jangkauan Transjakarta kini semakin meluas, Pramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.

“Jadi fasilitasnya pasti mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk transportasi ke Pulau Seribu. Dan di Pulau Seribu kan kita sudah tahu beberapa pulau yang akan menjadi terminal utama, sebagai contoh Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan sebagainya,” jelas Pramono.