NADIKABAR.COM — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memastikan ketersediaan ikan air tawar, khususnya lele, di pasaran masih aman meskipun wilayah tersebut dilanda kemarau panjang.
Kepala DKP Kabupaten Bantul Istriyani di Bantul, Rabu, mengatakan pasar lele di Yogyakarta sangat dinamis karena ketika produksi dari daerah setempat berkurang, kebutuhan pasar umumnya dapat dipenuhi dari daerah lain.
"Ketika produk (lele) kita berkurang, pasti dari luar sudah masuk. Sangat, sangat dinamis," katanya.
Menurut dia, pasokan lele dari luar daerah membantu memenuhi kebutuhan pasar, terutama saat musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kendala dalam proses panen.
Ia mengatakan produksi lele di Bantul mencapai sekitar 7.000 ton per tahun dengan melibatkan lebih dari 300 kelompok budi daya.