Yoyok menyebutkan kegiatan doa bersama itu sebagai bentuk solidaritas kepada lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda. Aksi ini juga sebagai bentuk dukungan moral untuk keluarga korban.

Menurutnya, peristiwa ini juga sebagai pengingat bagi para jurnalis agar tetap mengedepankan keselamatan dalam melaksanakan tugas di lapangan.

"Peristiwa ini bisa terjadi kepada semua jurnalis dalam melaksanakan tugasnya. Para jurnalis harus tetap mengedepankan keselamatan dalam menjalankan tugas di lapangan. Tidak ada berita seharga nyawa," ujarnya.