Kendati demikian, Ubed sukses mengatasi rasa gugupnya tersebut. Dia mengaku mendapat dukungan doa dari orang tuanya.

"Perasaannya campur aduk, yang pasti senang karena dari awal saya sudah sempat tegang juga, sebelum main sempat telepon orang tua meminta doa," kata Ubed melalui federasi.

Selain doa orang tua, Ubed juga mendapat sokongan berlimpah dari rekan-rekannya yang duduk di pinggir lapangan.