NADIKABAR.COM — Kelahiran seorang bayi merupakan karunia dan amanah besar yang mendatangkan kebahagiaan luar biasa bagi setiap keluarga. Dalam Islam, menyambut kehadiran buah hati disunnahkan dengan melantunkan doa, zikir, dan kalimat-kalimat thoyyibah sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon perlindungan dari Allah SWT.

Merujuk kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, berdoa merupakan inti dari ibadah yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam surah Ghafir ayat 60:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ

wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn

Artinya: Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

Memanjatkan doa saat menyambut kelahiran anak merupakan wujud pengakuan bahwa setiap perlindungan, kebaikan, dan kesalehan anak murni bersumber dari Rahmat Allah SWT. Mendoakan anak yang baru lahir menjadi fondasi awal agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti, dan diberkahi kehidupannya.

Lantas, bagaimana bacaan doa untuk anak yang baru lahir?

Mengutip penjelasan Sayyid Muhammad bin 'Ali At-Tarimi dalam kitab Al-Wasail Asy-Syafi'ah fi Al-Adzkar An-Nafi'ah wa Al-Aurad Al-Jami'ah, terdapat beberapa amalan sunnah dan doa perlindungan yang dianjurkan dibaca di dekat bayi yang baru lahir:

Membaca azan pada telinga bayi sebelah kanan.

Membaca iqamah pada telinga bayi sebelah kiri.

Membaca doa berikut pada telinga bayi sebelah kanan:

اللهم اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا

Allâhummaj'alhu bârran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islâmi nabâtan hasanan