Aksi mogok itu akan dimulai pada pukul 06.59 GMT (13.59 WIB) pada 25 November dan berlangsung hingga pukul 06.59 GMT (13.59 WIB) pada 27 November. Hanya layanan perawatan darurat yang akan diberikan kepada pasien.
Para dokter menyebut usulan kenaikan gaji sebesar 2,4 persen dari pemerintah sebagai sesuatu yang menghina, karena untuk ketiga kalinya secara berturut-turut kenaikan tersebut tidak mengimbangi laju inflasi, sementara beban kerja dan intensitas tugas terus meningkat.
"Hampir seperempat dokter mengambil cuti karena stres dalam 12 bulan terakhir; 30 persen merasa tidak mampu menangani beban kerja mereka, dan kelelahan ekstrem (burnout) menjadi penyebab utama banyak rekan sejawat meninggalkan profesi ini," ungkap pernyataan tersebut.