Faisal mengatakan peningkatan temuan dapat berkaitan dengan upaya penemuan kasus secara aktif, termasuk pemeriksaan terhadap orang yang berkontak dengan pasien. Menurut dia, selama ini penemuan kasus kerap bergantung pada pasien yang datang ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala.
βKalau kita tidak melakukan secara aktif, TB ini tidak bisa habis. Makanya namanya active case finding, menemukan pasien secara aktif,β ujarnya.
Ia menambahkan, ketika seseorang terdiagnosis TB, anggota keluarga dan kontak erat perlu diperiksa untuk mengetahui kemungkinan adanya penularan.
Faisal menyarankan masyarakat yang mengalami batuk berkepanjangan, terutama jika disertai penurunan berat badan, demam, atau mudah lelah, segera memeriksakan diri ke puskesmas, rumah sakit, atau dokter praktik.
Pemeriksaan diperlukan karena gejala saja belum cukup untuk memastikan seseorang terinfeksi TB.