NADIKABAR.COM — Sebagai kabupaten dengan wilayah terluas di Pulau Jawa, Kabupaten Sukabumi menghadapi tantangan geografis menahun dalam pemerataan akses pelayanan medis. Kehadiran para dokter Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) menjadi instrumen vital daerah untuk menambal defisit serta ketimpangan rasio dokter di tingkat Puskesmas dan fasilitas kesehatan pelosok.
Kesiapan fisik dan mental para dokter muda tersebut dipastikan lewat skrining kesehatan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sukabumi, menindaklanjuti Surat Edaran Ditjen SDM Kesehatan Kemenkes RI Nomor PG.01.02/F/2297/2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan bahwa penempatan dokter internsip bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademis, melainkan penguatan langsung benteng pelayanan primer di akar rumput.
"Keberadaan dokter internsip ini mempermudah masyarakat di berbagai wilayah untuk memperoleh layanan kesehatan dasar secara cepat, tanpa harus menempuh jarak jauh atau menghadapi antrean panjang di fasilitas rujukan sekunder," kata Masykur.