Meski demikian, bertambahnya usia tidak selalu membuat alergi semakin parah. Wada menjelaskan bahwa gejala alergi justru umumnya membaik pada kelompok lanjut usia, terutama setelah seseorang berusia 65 tahun.

Kondisi tersebut berkaitan dengan proses immunosenescence, yaitu perubahan fungsi sistem kekebalan tubuh seiring bertambahnya usia.

Faktor lingkungan juga berperan terhadap peningkatan gejala alergi. Musim serbuk sari yang semakin panjang, konsentrasi serbuk sari yang meningkat, serta polusi udara dapat memperbesar paparan alergen dan memicu peradangan.

Selain itu, orang dewasa yang mengalami hidung tersumbat atau bersin berulang belum tentu mengalami rinitis alergi.