Ia mengatakan sekitar 50 persen pasien AF di Indonesia juga mengalami hipertensi.
Yoga juga menyebutkan bahwa satu dari lima kasus AF pada tingkat populasi berpotensi dicegah dengan mengendalikan hipertensi.
"Satu dari lima kasus AF itu bisa dicegah sebetulnya dengan cara mengontrol hipertensinya," ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menghentikan pengobatan hipertensi secara sepihak dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Pengendalian hipertensi, lanjut dia, penting untuk mencegah kerusakan ginjal sekaligus menekan risiko atrial fibrilasi dan komplikasi seperti stroke.