Menurutnya, keluhan yang muncul setelah menggunakan kontrasepsi sudah seharusnya menjadi kesempatan bagi pasangan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
"Karena itu, pilihan kontrasepsi yang ideal itu bukan hanya berdasarkan cerita tetangga atau cuplikan-cuplikan di media sosial, melainkan lebih berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan pasangan," kata Indra.
Dalam kesempatan yang sama dia menjelaskan bahwa selain kontrasepsi hormonal, terdapat metode non-hormonal seperti IUD. Pada sebagian perempuan, terutama pada masa awal penggunaan, IUD dapat menimbulkan keluhan seperti kram atau perubahan jumlah perdarahan. Namun respons tubuh setiap perempuan dapat berbeda.
Di sisi lain ndra mengatakan pilihan kontrasepsi juga tersedia bagi pria sehingga perencanaan keluarga tidak hanya dibebankan kepada perempuan.