"Untuk turun ke sana, apakah ini bullying atau bukan. Jadi kita sedang melakukan pemeriksaan," kata Azhar saat dikonfirmasi NadiKabar.com Selasa (1/9/2026).

Azhar menegaskan, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya bullying, Kemenkes akan mengambil langkah sesuai ketentuan.

"Kalau misalnya ternyata bullying, terbukti, otomatis nanti kita akan ada langkah-langkah seperti biasa," ujarnya.

Langkah tersebut, kata Azhar, dapat berupa evaluasi hingga perbaikan sistem pendidikan. Termasuk kemungkinan penghentian sementara kegiatan apabila memang diperlukan.

"Apakah memang perlu ditutup ataupun perbaikan-perbaikan," imbuhnya.