Guna menjembatani kesenjangan komunikasi antara pasien dan tenaga medis, Kristin menyarankan masyarakat untuk lebih proaktif dan mempersiapkan diri sebelum berkonsultasi ke dokter.
Pasien diimbau mencatat daftar keluhan serta pertanyaan yang ingin diketahui di selembar kertas, termasuk membawa riwayat berkas rekam medis sebelumnya agar konsultasi dapat berjalan efektif dua arah.
"Dokter bukan dukun yang bisa langsung menebak semuanya. Komunikasi dua arah itu penting. Tulis apa yang ingin dokter jawab dan jangan ragu bertanya mengenai langkah pencegahan (prevention) agar tidak kembali lagi dengan penyakit yang sama," tutur Kristin.