NADIKABAR.COM — Abu vulkanik tak hanya berisiko bagi kesehatan pernapasan. Partikel debu yang menempel di wajah juga dapat memicu sejumlah masalah kulit, mulai dari reaksi alergi hingga jerawat.

Hal tersebut disampaikan Dokter Aestetik MS Glow, dr. Adli Arhani. Menurutnya, abu vulkanik yang menempel di wajah perlu segera dibersihkan karena dapat menimbulkan masalah pada kulit.

"Karena debu ini kan berarti masuknya polusi ya. Terus untuk perawatan wajah, cuci muka, facial wash. Itu kalau bisa habis perjalanan, ya facial wash dulu deh," kata Adli saat ditemui di MS Glow Aesthetic Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Dia menjelaskan abu vulkanik tidak hanya berbahaya ketika terhirup dan masuk ke paru-paru. Partikel tersebut juga dapat berdampak pada kulit, terutama jika menempel dan menyumbat pori-pori.

"Karena debu vulkanik ini bukan hanya berbahaya untuk juga kita hirup itu sudah pasti kan. Ketika masuk ke paru-paru itu pasti berbahaya, tapi untuk wajah juga. Kan bisa bikin nyebabin kayak misalnya reaksi alergi, terus juga kayak jerawat juga kalau ketutup dia pori-pori segala macam, itu memang banyak sih masalahnya," ujarnya.