"Tapi memang kalau di mekanisme di internal Gerindra terkait dengan Pilpres itu menjadi kewenangan mutlak Pak Prabowo lah kan. Siapa nanti calon wakil presidennya dan keputusan-keputusan strategis lainnya," ujarnya.

"Kami memberi kewenangan penuh kepada Pak Prabowo yang memutuskan sebagai ketua umum DPP sekaligus ketua Dewan Pembina. Prinsipnya kami tunduk dan patuh apa yang menjadi keputusan Pak Prabowo," tamnbahnya.

Lebih lanjut, Sugiat menyebut kini partainya masih fokus dalam pemerintahan.

"Tapi kalau sekarang, instruksi yang diberikan kepada kami adalah mengawal, mendukung, dan mensukseskan program-program prioritas Pak Prabowo terkait dengan kesejahteraan rakyat, terkait dengan hayat hidup rakyat," katanya.