NADIKABAR.COM — Max Dowman diganjar kartu merah karena melakukan aksi kekerasan saat Arsenal kalah adu penalti dari Fleetwood Town di 16 besar Carabao Cup. Ia terpaksa harus melewatkan tiga laga Premier League sepanjang November.
Pada laga di Stadion Highbury, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB itu, Dowman diusir wasit pada menit ke-86 akibat tindakan kasar kepada Harrison Neal. Sebelumnya ia mendapat 'terjangan' dari bek Fleetwood itu yang bermaksud menyapu bola.
Dowman yang emosi kemudian melakukan reaksi spontan dengan menendang sang lawan. Meski tidak keras, namun tindakan itu telah dianggap sebagai aksi kekerasan (violent conduct).
Menurut aturan yang berlaku, skorsing akibat kartu merah yang didapat dalam ajang piala domestik seperti Piala FA atau Carabao Cup akan berlaku di Premier League, begitu juga sebaliknya. Dengan begitu, hukuman Dowman akan berdampak pada kesempatan mainnya di kancah domestik.
Dikutip dari Standard dan Independent, seorang pemain akan dilarang tampil sebanyak tiga laga jika mendapat kartu merah akibat violent conduct. Artinya, Dowman akan absen memperkuat Arsenal saat menghadapi Liverpool (1/11), Hull City (7/11), dan Newcastle United (22/11).
Dowman baru bisa tampil kembali di kancah domestik saat menghadapi Manchester City (29/11). Namum manajer Arsenal Mikel Arteta bisa menurunkannya saat bertandang ke markas Slavia Praha di Liga Champions pada 5 November mendatang karena skorsing di atas tak berlaku di kompetisi Eropa.
Hukuman ini tergolong merugikan Dowman karena ia harusnya bisa mendapat kesempatan main menyusul cedera yang dialami Bukayo Saka dan Noni Madueke. Musim ini, ia baru turun 5 kali di seluruh ajang dan baru mencatatkan waktu bermain selama 199 menit.