"Kenapa Banyuwangi yang lebih besar? Karena saya punya keinginan dan mimpi bersama DPD agar Banyuwangi menjadi pusat wisata di Jawa Timur. Letaknya sangat strategis, infrastrukturnya lengkap, dan dekat dengan Bali. Niscaya ikon baru wisata Jawa Timur adalah Banyuwangi," tuturnya.
Selain membawa misi olahraga dan promosi pariwisata (sport tourism), Soekarno Run BWX dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal. Said mengungkapkan pihak panitia wajib menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL).
"Dari laporan panitia, setiap event di Banyuwangi selalu bekerja sama dengan UMKM kita, PKL, dan pedagang lainnya. Kita mau menghidupkan sektor riil yang paling bawah. Kalau itu bergerak, maka yang di atas pasti ikut bergerak. Banyuwangi punya potensi besar untuk itu," lanjut Said.
Mengenai keberlanjutan event di masa depan, Said menegaskan konsistensi penyelenggaraan sudah dijamin melalui keputusan internal partai. Pihaknya berencana terus mengevaluasi dan meningkatkan kemeriahan acara setelah penyelenggaraan Soekarno Run BWX di Banyuwangi.