NADIKABAR.COM — Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang meminta PLN mampu menjaga keandalan pasokan listrik dan mencegah pemadaman selama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.

"Dalam situasi yang penuh keprihatinan dan tidak mudah ini, pemadaman listrik hanya akan semakin membebani masyarakat," kata Teras Narang dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Menurutnya PLN perlu memprioritaskan pemeliharaan jaringan dan memastikan sistem kelistrikan tetap andal, terutama di daerah yang masih terdampak kabut asap.

Dia mengatakan selain menjaga pasokan listrik, manajemen pusat PLN harus pula mengalokasikan lebih banyak dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai salah satu upaya membantu masyarakat yang terdampak karhutla.

"Saya berharap manajemen PLN di Jakarta dapat mengalokasikan lebih banyak anggaran tanggung jawab sosial dan lingkungannya di Kalteng demi meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Mantan Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 itu meminta pemerintah mempercepat pengendalian kebakaran, dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap serta memperkuat solidaritas sosial.

Dia mengatakan banyak menerima berbagai kritik dan keluhan masyarakat Kalteng melalui media sosial terkait penanganan karhutla yang belum sepenuhnya memenuhi harapan. Di mana kritikan itu bentuk kepedulian masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah.

"Harus kita pahami bersama, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas lembaga, karena setiap unsur pemerintahan memiliki kewenangan dan keterbatasan masing-masing," ujarnya.

Terlebih, lanjut dia, kondisi fiskal daerah yang terbatas menuntut pemerintah dan seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja sama agar penanganan bencana berjalan lebih efektif.

Dia pun berharap langkah pemerintah, dukungan masyarakat serta penambahan personel TNI dan Polri dari berbagai daerah dapat mempercepat pengendalian karhutla sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

"Dalam semangat Huma Betang, mari masing-masing mengambil bagian mengatasi karhutla dan dampaknya dengan kemampuan yang kita miliki. Solidaritas sosial adalah kekuatan yang harus terus dijaga," demikian Teras Narang.