NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mendorong generasi muda terlibat dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memanfaatkan kemampuan teknologi dan kreativitas untuk memperluas pasar.

"Anak-anak muda harus melihat UMKM bukan hanya sebagai objek yang harus dibantu, tetapi sebagai sektor ekonomi yang memiliki ruang inovasi sangat besar. Di sinilah generasi muda bisa masuk dengan kemampuan teknologi dan kreativitas yang mereka miliki," kata Lamhot di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Lamhot saat menjadi pemateri dalam kegiatan edukasi kepada mahasiswa mengenai kebijakan publik dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Menurut dia, perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin terhubung dengan teknologi digital membuka peluang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pengembangan UMKM.

Digitalisasi, kata dia, dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus membangun hubungan langsung dengan konsumen.

Lamhot mengatakan keterlibatan generasi muda juga diperlukan untuk membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan persaingan usaha yang semakin terbuka.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya ditopang perusahaan besar karena jutaan pelaku UMKM juga menjalankan aktivitas ekonomi setiap hari.

"Karena itu, UMKM harus menjadi bagian penting dalam cara kita melihat pertumbuhan ekonomi," katanya.

Ia juga mengajak generasi muda memahami bahwa kebijakan publik dapat memengaruhi perkembangan dunia usaha hingga aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Lamhot menilai upaya mendorong UMKM naik kelas tidak cukup hanya dengan memberikan tambahan modal.

Pelaku UMKM juga membutuhkan peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, pemanfaatan teknologi, kepastian legalitas, standardisasi produk, serta akses terhadap pasar yang lebih luas.

"Kalau UMKM hanya diberikan modal tetapi tidak dibekali kemampuan mengelola usaha, maka persoalannya tidak selesai. Yang dibutuhkan adalah ekosistem agar mereka bisa tumbuh secara berkelanjutan," katanya.

Menurut Lamhot, penguatan kapasitas pelaku UMKM perlu berjalan beriringan dengan pembukaan akses pembiayaan dan pasar sehingga usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas, memenuhi standar produk, dan memperluas pasar, kata dia, berpeluang semakin terintegrasi dalam ekosistem ekonomi nasional.