Dalam hubungan diplomatik, Sukamta mengatakan pertemuan semacam itu dapat menjadi kesempatan untuk membahas persoalan yang membutuhkan perhatian dan arahan politik pada tingkat lebih tinggi.
Menurut dia, masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tentu menjadi salah satu isu penting dalam hubungan kedua negara, apalagi sebelumnya sudah ada kesepakatan pembentukan satgas bersama.
Dengan pertemuan itu, dia menilai sudah ada perkembangan penting dalam pendekatan kedua negara terhadap persoalan tersebut. Penanganan karhutla, kata dia, tidak cukup hanya dengan memadamkan api, harus ditelusuri pihak yang bertanggung jawab, pihak yang memperoleh keuntungan, dan aliran dana perusahaan yang terlibat.