NADIKABAR.COM — Komisi VII DPR RI telah menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Dewan Pengawas LPP RRI periode 2026-2031. Ada 5 orang yang disepakati oleh Komisi VII DPR sebagai calon Dewan Pengawas LPP RRI.
Fit and proper test tersebut digelar di Komisi VII DPR dan dipimpin oleh Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Daulay. Usai dilakukan uji kelayakan, pemilihan calon dewas dilakukan dengan voting.
"Karena itu teman-teman, masing-masing sudah mendapat surat suara. Sudah menyerahkan hasil pemilihannya masing-masing. Dan karena itu kita akan memasukan pilihan masing-masing anggota ke dalam kotak suara," kata Saleh.
Saleh menyebut dari 15 nama yang menjalani uji kelayakan, 5 orang dengan peringkat teratas akan menjadi dewas LPP RRI 2026-2031. Lalu, urutan 6 sampai 10 akan menjadi cadangan dewas LPP RRI 2026-2031.
"Dan nanti 5 besar tertinggi suaranya akan menjadi anggota dewan pengawas LPP RRI 2026-2031. Yang kedua nanti mereka yang mendapatkan nomor urut 6 sampai nomor urut 10 akan menjadi anggota dewas atau calon anggota dewas LPP RRI 2026-2031, jadi sebagai cadangan," katanya.
Lalu, dibacakan nama-nama yang terpilih sebagai calon anggota Dewan Pengawas LPP RRI 2026-2031 dan cadangannya dalam kesimpulan rapat. Saleh pun meminta persetujuan atas nama-nama tersebut.
"Apakah kesimpulan dapat disetujui?" tanya Saleh.
Berikut daftar yang terpilih menjadi calon anggota Dewas LPP RRI 2026-2031:
1. Soleman Yusuf (unsur RRI)2. Bara Ilyasa (unsur masyarakat)3. Widiarsi Agustina (unsur masyarakat)4. Mohamad Reza (unsur masyarakat)5. Margaretta Fajar Kurnia Putri (unsur masyarakat)
Berikut daftar yang menjadi cadangan anggota Dewas LPP RRI 2026-2031:
1. I Made Sunarsa (unsur pemerintah)2. Yonas Markus Tuhuleruw (unsur RRI)3. Azimah (unsur masyarakat)4. Machroni Kusuma (unsur masyarakat)5. Syukron Jamal (unsur masyarakat)