NADIKABAR.COM — NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali mempertanyakan realisasi dana transfer APBD 2026 yang hanya mencapai Rp 88 miliar dari target sebesar Rp 407 miliar.

Anggota Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali, I Gede Ghumi Asvatham, mempertanyakan faktor penyebab persoalan tersebut saat menyampaikan pandangan umum dalam rapat paripurna di DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

"Apa faktor penyebab realisasi Dana Transfer Pemerintah Daerah sangat kecil, apakah pencapaian kinerja daerah dianggap kurang mendukung program Pemerintah Pusat, sehingga penghargaannya menjadi kecil. Mohon penjelasan," tanya Ghumi.

Selain dana transfer, Ghumi mempertanyakan realisasi retribusi daerah yang baru mencapai 37 persen atau Rp 230 miliar dari target sebesar Rp 614 miliar. Sementara itu, pada APBD Perubahan 2026, target retribusi daerah ditingkatkan menjadi Rp 649 miliar.