Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dengan wilayah-wilayah perbatasan yang juga menghadapi persoalan sampah karena penyelesaian masalah tersebut membutuhkan komunikasi dan kerja sama lintas wilayah, termasuk dengan pemerintah pusat yang memiliki peran dalam sejumlah penanganan sampah berskala besar.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap persoalan sampah yang berkaitan dengan Bantargebang dapat ditangani melalui kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Bekasi, dan pemerintah pusat.
Pramono mengatakan, apabila berbagai upaya berjalan sesuai rencana, pengelolaan sampah Jakarta diharapkan semakin terkendali pada 2028. Dengan demikian, perhatian bersama dapat diarahkan pada penanganan timbunan sampah yang telah berada di Bantargebang.