NADIKABAR.COM — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menilai, kondisi transportasi umum dan lingkungan perkotaan Jakarta saat ini semakin bersih dan terawat.

"Kita lihat memang ketika udara transportasi di DKI juga sepertinya lebih bersih ya. Sekarang Jakarta sudah mulai berbenah memang kelihatannya lebih bersih dan lebih terawat ya," kata Ima di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo yang mengaku bersyukur bahwa penanganan transportasi di Jakarta lebih baik dibandingkan dengan New York, Amerika Serikat.

"Ya kalau misalkan terakhir juga saya sempat ke New York dua tahun lalu juga kita lihat memang ketika udara transportasi di DKI juga kayaknya lebih bersih ya. Mungkin karena New York sudah ratusan tahun mungkin dibangunnya," jelasnya.

Perkembangan tersebut menunjukkan adanya pembenahan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi umum bagi masyarakat.

"Ini salah satu bukti bahwa Pemprov DKI serius dalam menangani atau memperjuangkan, mengadakan transportasi umum yang layak untuk masyarakat DKI Jakarta," ucap Ima.

Menurut dia, kondisi di New York juga memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan kota, termasuk keberadaan tunawisma (homeless) yang menurut dia cukup banyak ditemui.

Selain itu, perbedaan perkembangan kedua kota tersebut juga perlu dilihat dari sejarah pembangunan masing-masing.

New York telah berkembang selama ratusan tahun, sedangkan Jakarta masih terus melakukan pembangunan dan pembenahan sebagai kota metropolitan.

"New York kan sudah ratusan tahun mungkin dibangunnya, kita juga baru," ucap Ima.

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus berupaya menghadirkan sarana transportasi umum yang layak sehingga dapat mendukung kebutuhan mobilitas warga Jakarta.

Ima juga memastikan DPRD DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap program pembangunan transportasi yang dijalankan Pemprov DKI.

Dukungan tersebut, antara lain, dilakukan melalui pembahasan dan dukungan terhadap skema pembiayaan pembangunan, termasuk obligasi daerah.

"Kita kan salah satunya support-nya lewat obligasi," katanya.

Selain itu, DPRD DKI juga memperoleh informasi mengenai kemungkinan tambahan dukungan dari pemerintah pusat melalui dana bagi hasil (DBH).

"Kita juga dapat info DBH juga kelihatannya bisa tambah dari pemerintah pusat," ujarnya.

Dia berharap, dukungan tersebut dapat memperkuat pembangunan transportasi umum di Jakarta sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.