Emilia meyakini Pemerintah Provinsi NTT telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk memberikan rasa aman kepada warga NTT yang berada di daerah tersebut.
"Menurut saya kalau memang keadaan di sana tidak aman, sebaiknya memindahkan atau menempatkan warga NTT di sana ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT mendata sejumlah warga NTT di Papua yang meminta difasilitasi pulang ke daerah asal karena merasa tidak aman menyusul gangguan keamanan di sejumlah wilayah.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di Kupang, Jumat, mengatakan beberapa warga telah menyampaikan permintaan untuk kembali ke NTT dan sebagian di antaranya berstatus pegawai negeri sipil (PNS).
"Ada beberapa. Mereka meminta karena sudah tidak merasa aman di sana, Papua. Kita lagi mendatanya," katanya.