Namun di pagi itu, si wanita tersebut justru malah mengunci kamar mandi rumahnya. Alhasil, kunci tersebut justru malah macet dan sulit untuk dibuka kembali.

Kepanikan kemudian melanda si wanita. Pasalnya, setelah beberapa kali mencoba, kunci kamar mandi itu justru patah dan tak bisa digunakan kembali.

"Kemudian yang bersangkutan mencoba lah mencari tukang. Ternyata si tukang itu tidak sanggup karena sudah mentok, akhirnya yang bersangkutan itu nunggu 2-2,5 jam di dalam kamar mandi," ungkapnya.

Penghuni rumah akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan petugas Diskarmatan. Empat personel kemudian dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menangani peristiwa tersebut.

Sesampainya di lokasi, Jhoni sendiri yang berkomunikasi dengan wanita itu. Karena penghuni rumah meminta pintunya tidak didobrak, petugas akhirnya memutuskan untuk membongkar engsel pintu supaya bisa dibuka kembali.