Tidak hanya pada pengembangan aktivitas wisata, pengelola DTW Jatiluwih juga berencana mengembangkan kawasan hutan rakyat sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Konsep tersebut diarahkan pada kegiatan penanaman pohon dan penghijauan kawasan.
"Kami berencana membuat hutan rakyat juga, seperti penanaman pohon untuk pelestarian. Konsepnya seperti di Kebun Raya Bali," jelas John.
Kombinasi tim redaksi panorama alam, aktivitas pertanian, dan upaya konservasi diharapkan bisa menjadikan Jatiluwih bukan hanya sebagai destinasi untuk menikmati keindahan terasering, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang lebih edukatif, interaktif, dan berkelanjutan.
Kunjungan turis ke DTW Jatiluwih tengah mengalami peningkatan signifikan. Memasuki periode high season, jumlah kunjungan rata-rata mencapai 1.500 orang per hari.