Dua kali tampil di Asian Games, dua kali pula Rahmat pulang membawa emas. Dua kali pula ia meninggalkan jejak yang lebih panjang daripada sekadar medali di leher.

Di Nagoya, Rahmat mencetak rekor dunia clean and jerk di kelas 75 kilogram putra dengan angkatan 206 kilogram. Ia juga membukukan rekor dunia total angkatan dengan catatan 366 kilogram.

Sementara itu, lifter Korea Utara, Ri Chong-song, berhasil mencatatkan rekor dunia snatch di kelas yang sama dengan angkatan 162 kg. Meski demikian, hasil tersebut belum cukup untuk membawanya ke posisi teratas. Ri kalah dalam total angkatan dari Rahmat dan lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, setelah gagal menyamai raihan kedua pesaingnya di sesi clean and jerk.

Rahmat pun keluar sebagai peraih emas, disusul Weeraphon dengan medali perak, sementara Ri harus puas membawa pulang perunggu.