Kekalahan pertama dirasakan Persib saat bertandang menghadapi Persija pada pertengahan September.

Dua kekalahan ini mengancam status juara bertahan Persib. Setelah tiga musim selalu menempati puncak klasemen akhir, Maung Bandung kini dalam situasi yang tidak nyaman.

Pada musim 2024/2025 dan 2025/2026 ketika kompetisi benar-benar menggunakan format double round-robin, tanpa ada fase championship, Persib hanya kalah tiga kali.

Setelah kalah dari Persija dan Madura United, 'jatah' kalah Persib kian menipis. Jika ingin mempertahankan trofi juara tetap di Bandung, maka anak asuh Igor Tolic harus berusaha keras.