NADIKABAR.COM — Dua kereta api pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) bertabrakan di emplasemen Stasiun Talang Baru, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis dini hari, mengakibatkan sejumlah lokomotif dan gerbong anjlok serta dua awak kereta mengalami luka.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela saat dihubungi dari Palembang, Kamis malam, mengatakan kecelakaan yang melibatkan KA 4045 dan KA 4136 itu terjadi sekitar pukul 02.32 WIB di KM 272+5/7, jalur 1 emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan.
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi ketika KA 4045 memasuki jalur 1 dan menabrak KA 4136 yang sedang berhenti di jalur tersebut.
Benturan tersebut menyebabkan dua lokomotif KA 4045 terguling dan tiga gerbongnya anjlok. Sementara itu, satu lokomotif KA 4136 anjlok dan 12 gerbongnya terguling.
Helmy mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan masinis KA 4045, Cokro Waskito (37), mengalami memar di kepala, sedangkan asisten masinis Ahmad Marjuki (23) mengalami luka robek di bagian kanan kepala.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Masinis dan asisten masinis dari kedua kereta hanya mengalami luka-luka," katanya.
Sementara itu, KA 4136 diawaki masinis Hendri Okta Riandi (35) dan asisten masinis Arya Nur Dika (23).
Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut diterima dari personel Koramil 403-02/Peninjauan, yakni Sertu Padri dan Serka Anas Bahtiar.
Hingga laporan awal disampaikan, penyebab KA 4045 memasuki jalur yang ditempati KA 4136 belum diketahui.