NADIKABAR.COM — Lembaga Times Higher Education (THE) melaporkan bahwa universitas-universitas di Singapura dan Malaysia mendominasi pemeringkatan kampus terbaik di Asia Tenggara. Singapura memimpin dengan dua kampus di peringkat teratas dan masuk top 31 global.
Pemeringkatan THE World University Rankings (WUR) 2026 menganalisis 2.297 universitas, termasuk 195 institusi di Asia Tenggara. Sebanyak 104 perguruan tinggi Asia Tenggara di antaranya masuk peringkat, sedangkan 91 lainnya belum memenuhi kriteria, sehingga tercatat sebagai institusi reporter.
Penilaian mencakup 5 indikator utama yakni:
- Pengajaran (lingkungan pembelajaran)
- Lingkungan penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi)
- Kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian)
- Pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian)
Hasilnya, dua kampus Singapura menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Sementara tujuh kampus Malaysia masuk top 10.
"Bersama dengan Singapura, yang dua universitas terkemukanya memiliki kinerja penelitian setara dengan Amerika, Malaysia merupakan pemain utama dalam pendidikan dan sains internasional, Tailan telah lama memiliki sistem nasional yang kuat, dan Indonesia serta Vietnam telah membuat kemajuan luar biasa dalam sains," kata profesor pendidikan tinggi di Universitas Bristol, Simon Marginson, dikutip dari THE.
"Filipina, Kamboja, Laos, dan Myanmar kekurangan investasi nasional yang memadai tetapi mendapat manfaat dari hubungan regional," imbuhnya.
Berikut ini kampus terbaik di Asia Tenggara menurut THE WUR terbaru.
Dalam peringkat THE WUR terbaru, peringkat kampus terbaik Indonesia berada di posisi ke-22 se-Asia Tenggara. Kampus tersebut adalah Universitas Indonesia (UI).
Kampus-kampus di Indonesia belum cukup untuk bersaing dalam pemeringkatan top 20 di Asia Tenggara. Kampus Indonesia masih kalah jauh dari Malaysia, Brunei, Tailan, hingga Vietnam.
Selain UI, peringkat kampus terbaik dari Indonesia ditempati oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya berjejer di peringkat ke-35 dan ke-36.